Admin
News
Apr 11 2025
Permintaan Produk Herbal Indonesia Meningkat Tajam di Asia Timur
Permintaan terhadap produk herbal Indonesia mengalami lonjakan signifikan di pasar Asia Timur, terutama di Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan. Dalam lima bulan terakhir, ekspor produk herbal seperti jahe merah, temulawak, dan minyak atsiri naik hingga 27%, menurut data dari Badan Karantina Pertanian.
Meningkatnya kesadaran masyarakat Asia terhadap gaya hidup sehat dan pengobatan alami menjadi pendorong utama tren ini. Produk herbal Indonesia dikenal kaya akan khasiat dan telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional, baik sebagai suplemen kesehatan maupun bahan dasar industri farmasi.
Para eksportir Indonesia semakin kreatif dalam menyajikan produk herbal dalam bentuk modern, seperti kapsul, serbuk instan, dan minyak dalam kemasan botol kecil. Kemasan yang menarik dan standar internasional juga ikut meningkatkan kepercayaan pasar luar negeri terhadap kualitas produk Indonesia.
Dukungan pemerintah terlihat melalui penguatan sertifikasi mutu, seperti Good Agricultural Practices (GAP) dan Good Manufacturing Practices (GMP), serta peningkatan kerja sama dagang dengan negara tujuan. Pelaku industri juga mulai aktif mengikuti pameran produk herbal internasional di Hong Kong dan Tokyo.
Dengan terus meningkatnya permintaan, Indonesia berpeluang besar untuk menjadi pusat produk herbal alami di kawasan Asia. Selain membuka peluang ekonomi, tren ini juga mendorong pelestarian tanaman herbal lokal dan pemberdayaan petani di wilayah-wilayah penghasil rempah.